Hujan sore ini cukup deras
Setelah basah kuyup aku akhirnya masuk kekereta
Aku senang bisa menghindari macet dan penatnya kota yang ramai ini
Aku juga senang, kereta saat itu tidak penuh sesak
Ramai,tetapi aku masih bia bergerak leluasa
Aku menuruni kereta, keluar dari stasiun
Hujan masih turun rintik-rintik.
Kilat besar masih terlihat dilangit kelabu
Aku kemudian menaiki motor ojek pertama yang aku lihat.
Setelah keluar dari daerah yang cukup ramai, motor mulai bisa melaju lebih kencang
Angin mulai terasa dinginnya
Aku membiarkan tubuhku menyerap sejuknya angin sepoy-sepoy
Hujan belum juga berhenti
Aku memutuskan untuk melihat keatas
Aku membiarkan tetesan-tetesan air hujan berjatuhan di wajahku
Aku tidak peduli aku akan sakit atau apapun yang akan terjadi.
Aku memejamkan mataku
masih mendongak dan air masih berjatuhan
mencoba menerjemahkan apa yang sedang terjadi
aku tidak tahu apa yang memasuki pikiranku
aku merasakan kebebasan
kedamaian
ketenangan.
aku mulai tersenyum, sampai aku akhirnya tiba sampai tujuan
tuhan, aku mencintai hujan.
tuhan, terimakasih atas hujan hari ini
terimakasih atas perasaan yang aku rasakan
terima kasih akan karunia mu.
tuhan, biarlah aku tidur dengan nyenyak dan tenang malam ini
tuhan, lindungi dia yang aku sayangi
Semoga ia menikmati hujan hari ini seperti aku
Biarkan senyum diwajahnya tetap bersinar
walau dihari hujan
Allegra
The Author
Monday, October 28, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Why mental health is as important as physical health
Some of you may know these people. They have a good steady job, good friends, good health, have everything figured out, have a master's...
-
I like it when the simple things makes me happy, you know? something like, reading a good book or spending hours looking around book stor...
-
Pernah nggak nonton salah satu episode friends dimana Joey sadar akan perasaannya ke rachel itu lebih dari teman? Joey bilang "Do you e...
No comments:
Post a Comment